loading...

5 Kecelakaan Pesawat Yang Terjadi Di Indonesia Sejak Tahun 2005

loading...
Pesawat merupakan alat transportasi yang sanagat efektif untuk menemuh jarak dengan waktu yang sesingkat mungkin. Banyak orang memanfaatkan alat transportasi ini untuk keperluan bisnis. Hal ini dikarenakan jarak yang bisa di tempuh oleh pesawat sangat cepat untuk mencapai tujuan.

Walaupun demikian, Anda harus waspada karena alat trnsportasi ini rentan dengan yang kecalakaan. Kecelakaan yang terjadi pada pesawat akan menimbulkan rasa yang amat memilukan bagi korban. Karena biasanya lokasi kecelakaan pesawat berada di tengah samudera (lautan) dan juga di hutan. Sehingga untuk menemukan pesawat ini sangat susah dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk evakuasi korban. Bahkan terkadang, pesawat dinyatakan hilang dan tidak bisa ditemukan kembali.

Berikut 5 Kecelakaan Pesawat Yang Terjadi Di Indonesia Sejak Tahun 2005

1. Mandala Airlines


Kecelakaan ini terjadi pada tahun 2005. Mandala Airlines dengan pesawat Boing 737-200 rute Medan-Jakarta jatuh di kawasan Padang Bulan, Medan, pada 5 September 2005. Kecelakaan yang terjadi saat pesawat baru saja lepas landas dari Bandara Polonia, Medan. Sebanyak 117 orang di dalam pesawat, diantaranya 112 penumbang dan 5 awak. Dari kecelakaan tersebut, hanya 16 orang yang selamat.

Penelitian awal yang dilakukan KNKT dengan tim investigasi National Transportation Safety Board dari Amerika Serikat menemukan adanya kerusakan yang menyebabkan salah satu mesin pesawat tidak bertenaga. Pesawat ini juga diketahui mengangkut 2 ton durian sehingga hampir mencapai batas berat maksimum yang mampu diangkut pesawat.

2. Adam Air 


Kecelakaan ini terjadi pada tahun 2007 Pesawat Adam Air penerbangan KI-574 rute Surabaya-Manado hilang dalam penerbangan. Adam Air yang membawa sebanyak 102 penumbang dan awak pesawat hilang dan dianggap tewas.

Pada 28 Agustus 2007, kotak hitam pesawat ditemukan di kedalaman 2.000 meter. KNKT mengumumkan penyebab kecelakaan adalah cuaca buruk, kerusakan pada alat bantu navigasi Inertial Reference System (IRS) dan kegagalan kinerja pilot dalam menghadapi situasi darurat.

3. Pesawat C-130H Hercules 


Kecelakaan pesawat milik Angkatan Udara tipe C-130H Hercules di Magetan, Jawa Timur pada 20 Mei 2009 menewaskan 98 penumpang dan 2 orang lokal dengan menghantam beberapa rumah penduduk lokal.

Pesawat berusaha mendarat di Bandar Udara Iswahyudi, namun meledak dan terbakar saat jatuh sekitar 5,5 kilometer barat laut dari bandara.

4. Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) 2


Kecelakaan Sukhoi Superjet 100 terjadi pada 9 Mei 2012 di Gunung Salak, sebuah gunung berapi di Provinsi Jawa Barat. Sukhoi Superjet 100 menghilang dalam penerbangan demonstrasi yang berangkat dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Indonesia.

KNKT menjelaskan tidak menemukan adanya kerusakan sistem pada pesawat Sukhoi Superjet 100. Namun pesawat menabrak tebing Gunung Salak dengan ketinggian sekitar 6000 kaki di atas permukaan laut. Tiga puluh delapan detik sebelum benturan, Terrain Awareness Warning Sistem (TAWS), suatu alat peringatan di dalam pesawat membuat peringatan berupa bunyi suara.

5. AirAsia QZ 8501 – 2014


Baru-baru ini, Pesawat AirAsia QZ 8501 dilaporkan hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya ke Singapura, Minggu pagi (28/12). Pesawat yang terbang dari Bandara Juanda Surabaya pukul 05.36 dan seharusnya sampai di Singapura pukul pukul 06.57, dikabarkan hilang kontak pukul 06.18.

Pesawat AirAsia membawa 155 penumpang termasuk awak pesawat, yang terdiri dari penumpang dewasa sebanyak 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi.

Berbagai upaya dilakukan tim gabungan dalam negeri seperti TNI AL, TNI AU, Basarnas, Bea dan Cukai, Kemenhub, Bakamla, Polri, dan BPPT. Selain itu, Malaysia, Singapura, Australia, dan Korea Selatan sudah membantu untuk melakukan pencarian pesawat AirAsia. 

Demikian Berikut 5 Kecelakaan Pesawat Yang Terjadi Di Indonesia Sejak Tahun 2005. Artikel selanjutnya :
loading...